Post Icon

Defrag Sistem Operasi

Defrag, adalah suatu proses merapikan data pada harddisk untuk mempercepat pemrosesan data dan meng-optimasi kecepatan kerja komputer. Bisa juga dibilang proses merapikan data untuk mengoptimasi kinerja pada harddisk.


Masih belum mengerti juga?? Hehehehehe... Tenang saja. Logikanya begini nih :
Ibarat di perpustakaan (Harddisk), pasti ada banyak buku-buku di dalamnya (data-data). Ketika anda masuk dan membaca buku disana, kadangkala buku yang kita ambil itu terbalik, tempat untuk mengembalikan buku tertukar, halamannya semrawut, bukunya berantakan, ada juga buku yang sobek. Hehehehe...
Nah, jadi kita harus merapikan (Defrag) buku-buku tersebut agar lebih mudah dalam mencari buku-buku yang ingin dibaca.


Proses Defrag ini, biasanya dilakukan pada sistem operasi Windows agar meng-optimalkan kinerja pada harddisk. Memang, para pengguna Windows harus rutin men-Defrag harddisk mereka agar kinerja pada harddisk tidak lemot.


Tapi, setahu saya di Linux itu tidak ada proses Defrag seperti pada Windows (saya menggunakan Linux ¨Mandriva¨ dan tidak pernah  bertemu program untuk men-Defrag harddisk). Kalau pada distro-distro Linux yang lain saya kurang tahu ya. Hehehehehehe... Karena struktur file pada Linux ini bersifat Hierarki dan tersusun rapi, sepertinya tidak ada program atau aplikasi untuk men-Defrag harddisk (Mohon diralat jika pendapat saya ini salah).


Okey, itu adalah Pengertian Defrag versi saya. Hehehehehe... Sekian untuk artikel kali ini, dan mohon maaf apabila terdapat salah kata atau salah dalam mengutarakan pendapat saya.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Microsoft Word 2007

Microsoft Word 2007 merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang mengalami banyak perubahan dan perbaikan, sehingga lebih fleksibel digunakan di masa kini. Microsof Word 2007 juga menyediakan fasilitas penuh terhadap apa yang kita perlukan. Dengan fasilitasnya yang lengkap lengkap ini telah menghantarkan Microsoft Word 2007 sebagai program aplikasi pengolah kata yang mutakhir saat ini. Berbeda dari versi sebelumnya seperti seperti Word 2000, XP dan 2003, Word 2007 tidak lagi menyediakan menu bar dengan pull downnya beserta toolbar-toolbar seperti formating, standar dan drawing, tetapi terdiri dari beberapa tab yang terdiri dari beberapa grup yang masing-masing terdiri dari beberapa perintah singkat / icon. Berikut adalah tampilan jendela Microsoft Office Word 2007 : Keterangan gambar : Tombol Microsoft Office, hampir sama dengan menu file pada Microsoft Word versi sebelumnya (2000, XP, dan 2003). Berisi menu new, open, save, print, dan sebagainya. Toolbar Quick Access, yang secara default toolbar ini menyediakan tombol Save, Undo, dan Repeat. Namun dapat ditambah dengan mengklik gambar panah (drop down) di ujung kanan toolbar ini dan tandai yang belum ditampilkan atau klik More Commands. Title bar, yang terletak paling atas pada jendela word. Title bar ini menampilkan nama dokumen yang sedang kita buka. Untuk dokumen yang belum disimpan/diberi nama maka Microsoft Word akan menampilkan file tersebut dengan nama Document 1, 2, 3 dan seterusnya. Ruler, Bagian ini berfungsi sebagai alat bantu dalam penentuan margin (batas) dari lembar kerja, garis, tabulasi dan lain-lain. Status bar, memberikan informasi tentang letak insertion point, halaman, section, jumlah halaman, dan bahasa yang digunakan. Tombol View. Tombol ini berfungsi untuk merubah tampilan dokumen seperti print layout, fullscreen layout, web layout, out line dan draft. Cara Menjalankan Microsoft Word 2007 Klik tombol Start Pilih Program Pilih Microsoft Office Klik Microsoft Office Word 2007 Cara Mengaktifkan Menu Pada Microsoft Word 2007 Untuk mengaktifkan Menu Home, klik tab Menu Home pada tab menu atau tekan Alt+ H (Perhatikan ribbon menu yang tampil). Untuk mengaktifkan Menu Insert, klik Menu Insert pada tab menu atau tekan Alt+N (Perhatikan ribbon menu yang tampil). Untuk mengaktifkan Menu Page Layout, kita dapat mengklik tab Menu Page Layout pada tab menu atau tekan Alt+P (Perhatikanlah ribbon menu yang tampil). Untuk mengaktifkan Menu References, kita dapat mengklik tab Menu References pada tab menu / tekan Alt+S (Perhatikan ribbon menu yang tampil). Untuk mengaktifkan Menu Mailing, kita tinggal klik tab Menu Mailing pada tab menu atau tekan Alt+M (Perhatikanlah ribbon menu yang tampil). Untuk mengaktifkan Menu Review, coba klik tab Menu Review pada tab menu atau tekan Alt+R (Perhatikan ribbon menu yang akan tampil). Untuk mengaktifkan Menu View, klik tab Menu View pada tab menu atau tekan Alt+W (Perhatikanlah ribbon menu yang akan tampil). Membuat Dokumen Baru Di Microsoft Word 2007 Klik Office Buttom Klik New Pada Kotak Dialog yang muncul Pilih Blank Doc ument Klik tombol Create Menyimpan Dokumen Kerja Klik ikon Office Pilih Save atau Save As Pilih Word Document Pada windows yang muncul, pilihlah folder tempat kita akan menyimpan file tersebut, kemudian ketikkan nama filenya Jika selesai Klik tombol Save Menutup Dokumen Kerja Untuk menutup dokumen kerja kita, klik tombol Office Button > Close (Ctrl + W). Membuka Dokumen Yang Telah Disimpan Kliklah Office Button Pilih Open Lalu pilih nama filenya Kemudian klik tombol Open Proses Pengkopian dan Pemindahan Untuk menyalin/memindah teks ke lokasi baru pada dokumen yang sedang di kerjakan, langkah langkahnya adalah : Pilihlah teks yang akan dikopi atau dipindahkan Klik tab home lalu klik icon Copy untuk duplikasi (atau CTRL + C di keyboard) atau icon Cut untuk memindahkan. Tentukan lokasi baru tempat menyimpan teks yang kita ambil tadi. Masih di tab home, klik icon Paste paste (atau CTRL + V di keyboard) bisa juga dengan klik kanan pada tempat baru lalu klik paste. Menggunakan Fasilitas Undo dan Redo Undo adalah untuk membatalkan perintah yang baru saja diberikan pada Microsoft Word. Caranya dengan menekan icon Undo pada quick access toolbar atau dengan menekan CTRL + Z di keyboard Repeat adalah untuk mengulang perintah yang baru saja diberikan pada Microsoft Word. Caranya dengan menekan icon repeat pada quick access toolbar atau dengan menekan CTRL + Y di keyboard Fasilitas Find Untuk menemukan sebuah kata pada dokumen yang tidak terlalu banyak / terdiri dari beberapa halaman, memang mudak tapi apabila harus menemukan satu kata pada dokumen yang terdiri puluhan bahkan ratusan halaman, alangkah repotnya dan akan menyita banyak waktu. Oleh karena itu, gunakanlah fasilitas find yang ada di Word 2007 dengan cara: Klik tab home lalu cari grup editing dan klik Find, maka muncul kotak dialog Find and Replace seperti gambar di bawah. Pada kotak pilihan Find what, tulislah teks yang yang akan dicari. Lalu klik Find Next untuk mencari per kata. Atau klik Find in dan lanjutkan dengan mengklik Main Document untuk mencari seluruh kata. Fasilitas Replace Untuk mengganti beberapa kata yang sama pada dokumen yang terdiri dari banyak halaman alangkah tidak efisien apabila harus ditemukan dahulu dan digantinya satu persatu dan di ketik secara manual. Dan kemungkinan besar ada kata yang terlewat tidak terganti. Misalnya pada sebuah dokumen terdiri dari 50 halaman kita akan mengganti semua kata Baju dengan kata Pakaian. Dengan menghapus dan menggantinya satu persatu maka kita akan kehabisan waktu karean harus membaca dokumen per baris dan juga besar kemungkina kata tersebut terlewat. Maka untuk menanggulanginya, ikuti langkah berikut: Klik tab home lalu cari grup editing dan klik replace, maka muncul kotak dialog Find and Replace (lihat gambar di bawah). Pada kotak pilihan Find what tulislah teks yang akan diganti. Pada kotak pilihan Replace with, tulislah kata yang baru. Klik replace untuk mengganti satu persatu atau klik replace all untuk mengganti kata yang dimaksud. Menghapus teks Untuk menghapus teks, pilih teks yang akan dihapus Tekan delete di keyboard. Mengatur Font (Bentuk Huruf) Untuk melakukan pengaturan terhadap jenis, ukuran, style huruf dan sebagainya dengan menggunakan kotak dialog font, caranya : Tandai teks yang akan dirubah atau bisa dilakukan sebelum mengetik Pada tab home, klik perintah untuk menampilkan kotak dialog font pada grup Font atau tekan CTRL + D di keyboard Keterangan : Font, digunakan untuk memilih jenis huruf yang telah ditandai. Font Style, digunakan untuk pengatur model huruf, apakah cetak tebal (bold), miring (italic), gabungan tebal dengan miring atau reguler (standar) Size, digunakan untuk menentukan ukuran huruf yang telah ditandai Font Color, digunakan untuk menentukan warna huruf yang ditandai Underline Style, digunakan untuk menentukan jenis garis bawah. Untuk memilih jenis garis bawah, klik-lah tab ini lalu pilih dan klik jenis garis bawah yang diinginkan Underline Color, digunakan untuk menentukan warna garis bawah yang ditandai Effects, digunakan jika kita ingin memberikan efek khusus terhadap teks. Terdapat beberapa pilihan sebagai berikut : Strikethrough, memberikan tulisan dengan diberi garis ditengah teks tersebut Double Strikethrough, sama dengan efek diatas bedanya pada jenis ini garisnya dua Superscript, akan memberikan efek, teks akan naik ½ tinggi huruf. Biasanya digunakan untuk membuat perpangkatan Subscript, akan memberikan efek, teks akan turun ½ tinggi huruf Shadow, digunakan untuk member ikan efek bayangan terhadap teks yang dipilih Outline, efek dari option ini adalah teks yang dipilih akan ditampilkan hanya kerangkanya saja Emboss, akan memberikan efek teks tampak seperti menonjol dari yang lain. Engrave, kebalikan dari emboss, jenis ini memberikan efek seperti efek ukiran. Small Caps, memberikan efek huruf dicetak secara kapital tapi ukurannya berbeda dengan huruf yang awalnya ditulis besar dengan yang ditulis kecil. “Efek Small Caps” diberi efek small caps menjadi “EFEK SMALL CAPS” All Caps,akan memberikan efek semua tulisan yang mulanya kita ketik dengan huruf besar dan kecil akan dirubah menjadi huruf besar semua. Contoh tulisan “efek all caps” diberi efek all caps berubah menjadi “EFEK ALL CAPS” Hidden, efek dari pilihan ini akan mengakibatkan teks yang pilih tidak tampak dilayar Mengatur Paragraf (Spasi Antar Baris) Untuk mengatur jarak spasi baris, ikuti langkah berikut : Pilih paragraf yang akan dirubah. Klik home, pada grup paragraph, klik Icon Line Spacing Pilih format paragraf yang diinginkan kemudian klik OK Menentukan Perataan Paragraf Pilih paragraf yang akan dirubah Klik home, pada grup paragraph, klik perataan yang diingikan : Align Text Left untuk membuat teks rata di kiri saja Align Center untuk membuat teks rata di tengah Align Text Right untuk membuat teks rata di kanan saja Align Justify untuk membuat teks rata di kiri dan kanan Mengatur Indentasi Untuk mengatur indentasi pada paragraf, setelah paragraph dipilih lalu bisa dengan menggeser indent pada ruler atas. Lihat gambar di bawah : Keterangan : Firt Line Indent berfungsi untuk menentukan garis pertama pada paragrap. Hanging Indent berfungsi untuk membuat indentasi gantung, yang diindentasi adalah baris lain selain baris pertama. Left Indent berfungsi untuk untuk menentukan letak indentasi dari margin kiri. Right Indent berfungsi untuk untuk menentukan letak indentasi dari margin kanan. Apabila ruler belum muncul pada lembar kerja kita, maka klik tab view lalu centang kotak Ruler pada grup Show/Hide Menyisipkan Simbol (Karakter Khusus) Dalam mengetik naskah, terkadang kita harus membuat simbol atau karakter khusus seperti pada sebuah lembar kerja yang sedang dikerjakan. Namun tidak peru bingung ikuti langkah berikut: Letakan insertion point ditempat simbol yang akan disisipkan Pada Insert dan di grup Symbols, klik Symbol Klik jenis karakter yang diinginkan. Jika tidak ada dalam pilihan, maka klik More Symbol maka keluar kotak dialog Symbol berikut : Pada kotak pilihan Font klik pada nama simbol yang diingikan lalu klik jenis karakternya Kemudian klik tombol Insert Membuat Bullet Bullet adalah gambar-gambar kecil yang berfungsi untuk mempercantik tampilan dari suatu rincian atau urutan tertentu yang otomatis dilakukan oleh komputer. Langkah-langkah membuat Bullet : Pilihlah paragrap yang akan diberikan bullet Klik tab Home, pada grup Paragraph Klik tanda panah Bullets Klik gambar bullet yang diingikan. Namun apabila gambar tersebut tidak ada dalam pilihan, maka klik Define New Bullet, kemudian klik Symbol atau Picture. Maka keluar kotak dialog symbol atau kotak Picture bullet berikut : Klik salah satu symbol atau gambar yang dinginkan Kemudian klik OK Membuat Numbering (Penomoran Otomatis) Pilihlah paragrap yang akan diberikan penomoran Klik tab Home, pada grup Paragraph, klik tanda panah Numbering Klik jenis penomoran yang diingikan. Namun apabila penomoran tersebut tidak ada dalam pilihan, maka klik Define New Number Format, maka muncul kotak dialog berikut : Pilihan number style, untuk menentukan jenis penomoran yang ingin digunakan Membuat Bingkai Pada Halaman Untuk mempercantik dokumen, kita bisa menambahkan bingkai pada halaman dengan cara: Tandai teks yang akan diberi bingkai Klik menu Page Layout lalu klik Page border pada grup Page Background yang akan menampilkan kotak dialog border and shading berikut : Lakukan Pengaturan pada : Kotak pilihan style, adalah untuk memilih jenis garis yang ingin digunakan Kotak pilihan Color, adalah untuk memilih warna bingkai yang diingikan Kotak pilihan Width, adalah untuk memilih lebar bingkai yang diingikan Kotak pilihan Art, adalah untuk memilih jenis bingkai lain apabila tidak ingin menggunakan garis Pada kotak pilihan Apply to, tentukan kemana penerapan yang akan digunakan misalnya teks atau paragraph Pastikan pada setting yang terpilih bukan pilihan none (bisa Box, Shadow, dll) lihatlah hasilnya pada preview. Jika selesai klik OK Mengatur Page Setup (Margin dan Jenis Kertas) Klik tab Page Layout Klik perintah di grup Page Setup, maka muncul kotak dialog Page Setup berikut : Pada tab margin, lakukan pengaturan terhadap margin dan orientasi Pada tab paper size, lakukan pengaturan pada ukuran kertas Klik OK jika selesai Menggunakan Header dan Footer Header (catatan kepala) adalah teks yang khusus diletakkan dibagian atas halaman yang akan selalu tampil pada setiap halaman. Sedangkan Footer (catatan kaki) kebalikan dari header. Header dan footer ini sering dibuat untuk memberikan keterangan dari naskah yang diketik. Klik Tab insert Klik perintah Header atau Footer pada Grup Header & Footer maka akan tampil gambar seperti bawah ini : Lalu pilih format yang diinginkan sehingga insertion point otomatis berada pada bagian atas (untuk header) atau bawah (untuk footer) dokumen dan muncul tab design pada Ribbon Ketikkan teks yang untuk header/footer sesuai dengan keinginan kita Setelah selesai klik close header and footer Menggunakan Footnote dan Endnote Footnote/Endnote adalah catatan kaki yang digunakan untuk memberikan komentar sebuah kata yang ada pada dokumen. Biasanya ditandai dengan nomor. Hanya saja Footnote/Endnote ini tidak akan tampil di setiap halaman. Untuk Footnote, komentar akan tampil di bawah halaman tempat kata yang diberi komentar itu berada. Sedangkan pada Endnote, komentar akan tampil di akhir dokumen Langkah-langkah untuk membuat footnote/endnote : Klik pada kata yang akan diberi catatan kaki Untuk footnote Klik tab References lalu klik perintah Insert Footnote pada grup footnotes Dan untuk endnote, masih di tab References klik perintah Insert Endnote Lalu ketikan komentar dari kata tersebut Membuat Penomoran Halaman Klik tab insert lalu klik page number pada grup header & footer Lalu tentukan letak penomoran dengan menyorot salah satu pilihan pada drop down (missal Top of page) lalu klik salah satu lay out yang ditampilkan (misal plain number) Untuk memilih format lain pada page number, klik format page number masih di perintah page number maka keluar kotak dialog page number format Tentukan format yang diinginkan pada pilihan number format lalu dari nomor berapa dimulainya penomoran pada pilihan start at Menyisipkan Word Art Kita dapat menyisipkan variasi teks yang sangat indah dan warna-warna atau design yang menarik dengan cara: Klik tab insert lalu klik icon Word Art pada grup illustration Pilihlah jenis variasi yang diinginkan pada tampilan preview (lihat gambar) Lalu muncul kotak dialog Edit WordArt Text Ketikkan teks yang akan disisipkan Lalu klik OK Catatan : Setelah teks disisipkan, kita dapat melakukan pengaturan WordArt menggunakan WordArt Tools yaitu tab Format yang muncul ketika teks yang disisipkan tersorot Membuat Drop Cap (Huruf besar di awal paragraf) Letakan cursor di dalam paragraf Klik tab insert lalu klik icon Drop Cap pada Grup Text Aturlah sesuai pilihan yang ada : Dropped : sejajar dengan batas kiri In Margin : di luar batas kiri Line to Drop : Ukuran baris Font : Jenis font Distance from text : Jarak dengan teks Lalu klik OK jika selesai Menyisipkan Clipt Art Klik tab insert lalu klik icon CliptArt pada grup illustration Pada jendela Clip Art (muncul sebelah kanan), di kotak Search for, ketik kata yang berkaitan dengan clipt art, atau langsung saja klik Go untuk memunculkan gambar yang ada Klik pada gambar yang tampil Tutup dengan menekan tombol close pada task pane Clipt Art Menyisipkan Auto Shapes Untuk menyisipkan gambar berbentuk sederhana (bangun datar) seperti segi empat, segitiga, segi lima, bintang, lingkaran, dsb. Langkah-langkahnya: Klik tab insert lalu klik icon Shapes pada grup illustration, maka akan muncul seperti gambar berikut : Lalu pilih bentuk yang diinginkan Pointer mouse akan berbentuk palang (+) Klikkan mouse pointer di salah satu posisi dimana gambar disisipkan lalu tarik (masih tetap di klik) ke posisi lain sampai ukuran yang diinginkan Menyisipkan Tabel Klik tab insert lalu klik icon table pada grup tables, maka akan muncul gambar seperti di bawah ini : Lalu sorot banyaknya kolom dan baris yang akan disisipkan Apabila kolom dan baris pada tabel yang disisipkan dalam jumlah banyak, maka setelah menekan icon table dilanjutkan dengan menekan insert table yang akan menampilkan kotak dialog Insert Table Keterangan : Pada number of columns, tentukan banyak kolom yang akan disisipkan Pada number of rows, tentukan banyak baris yang akan disisipkan Mengurutkan Data pada Tabel (Sortasi) Kita dapat mengurutkan data yang berada dalam tabel dengan cara : Sorot data pada tabel yang akan diurutkan Pada Table Tools, kemudian tab Layout dan Grup Data, Klik perintah Sort, dan akan memunculkan kotak dialog Sort seperti berikut : Pada sort By, kita dapat menentukan kolom mana yang akan diurutkan Tandai pilihan Ascending untuk mengurutkan dari A s/d Z atau dari terkecil sampai terbesar, dan Descending untuk kebalikannya Pada then by, bisa digunakan apabila akan mengurutkan dari kolom yang lain Pada My list has, tandai Header Row apabila tabel akan memakai baris kepala tabel, atay No Header Row apabila tidak akan memakai baris kepala table Membuat Kolom (Kolom Koran) Blok teks yang akan di buat kolom Klik tab Page Layout lalu klik icon Columns pada grup Page Setup Aturlah sesuai pilihan yang ada Klik OK jika selesai Catatan: Number of columns : banyaknya kolom Width : lebar kolom Spacing : Jarak antar kolom Line between : garis pemisah antar kolom Menggunakan Mail Merge (Surat Massal) Letakkan cursor pada surat yang akan dibuat mail merge Klik tab Mailings lalu klik icon Star Mail Merge > Step by Step Mail Merge Wizard Akan keluar kotak dialog Mail Merge seperti di bawah ini (perhatikan kotak yang berada di sebelah kanan) : Kemudian pilih Letter dan klik Next Starting document yang ada di bawah Akan keluar kotak dialog selanjutnya (lihat di bawah) Pilih Use the current document kemudian klik Next Pada kotak berkut pilih type a new list kemudian klik next Akan keluar kotak dialog Adress List berikut : Isikan data sesuai kebutuhan Klik Ok jika selesai Kemudian klik next Pada kotak dialog berikutnya klik pilihan more items Akan keluar kotak dialog berikut : Pilih fields kemudikan klik tombol Insert Kemudian klik tombol Close jika selesai Kalau sudah selesai klik next Mencetak Dokumen (Print) Untuk mencetak dokumen, langkah-langkahnya : Klik tombol Microsoft Office, lalu sorot Print (jangan dulu di klik) Maka muncul beberapa pilihan di sebelah kanannya (lihat gambar) Lalu klik Print Maka Kotak dialog Print muncul seperti gambar di bawah ini : Klik OK untuk melakukan proses pencetakan Keterangan : Pada tab Name, kita dapat memilih jenis printer yang aktif di komputer dengan mengklik tanda panah yang terdapat disebelah kanan option ini Pada tab page range ada tiga alternatif pencetakan yang disediakan oleh Microsoft Word ALL, berfungsi untuk mencetak seluruh isi dokumen Current page, berfungsi untuk mencetak halaman dokumen yang sedang aktif saja Pages, berfungsi untuk mencetak halaman tertentu dari suatu dokumen dengan mengetikan nomor halaman dokumen yang akan dicetak dan dipisahkan dengan tanda koma. Contoh kita akan mencetak halaman 1,2,5. dan 10, maka pada kolom page range isikan 1,2,5,10. Jika ingin mencetak dokumen pada range tertentu, misalnya ingin mencetak halaman 2 sampai halaman 10 maka cukup ketik 2-10, atau 1,2,5-10 jika ingin mencetak halaman 1,2 dan halaman 5 sampai 10 Tab copies digunakan untuk menentukan jumlah salinan (copian) dari dokumen yang akan dicetak. Jika kita mencetak 5 rangkap maka isilah dengan angka 5 Option properties dapat digunakan untuk menset jenis kertas, kualitas pencetakan, dan lain-lain Pada option print what isikan document jika ingin mencetak dokumen Option prints dapat kita pilih alternatif pencetakan, apakah hanya mencetak halaman ganjil saja (odd) atau genap saja (event) saja, atau keduanya (all pages ranges).

http://dwilistiawan.blogspot.com/


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Manajemen File

Pengertian manajemen file
File system atau manajemen file adalah metode dan struktur data yang digunakan sistem operasi untuk mengatur dan mengorganisir file pada disk atau partisi. File system juga dapat diartikan sebagai partisi atau disk yang digunakan untuk menyimpan file-file dalam cara tertentu. Cara memberi suatu file system ke dalam disk atau partisi dengan cara melakukan Format
Manfaat Manajemen File
Dapat mengurangi resiko kehilangan file yang dikarenakan: terhapus secara tidak disengaja, tertimpa file baru, tersimpan dimana saja, dan hal lain yang tidak kita inginkan
Sasaran Manajemen File :
Pengelolaan file adalah kumpulan perangkat lunak sistem yang menyediakan layanan berhubungan dengan penggunaan file ke pemakai dan / atau aplikasi.
Biasanya satu-satunya cara pemakai atau aplikasi mengakses file adalah lewat sistem. Pemakai atau pemrogram tidak perlu mengembangkan perangkat lunak khusus untuk mengakses data di tiap aplikasi. Sistem pun menyediakan pengendalian terhadap aset penting ini.
1. Sasaran sistem file adalah sebagai berikut :
Memenuhi kebutuhan manajemen data bagi pemakai.
Menjamin data pada file adalah valid.
Optimasi kinerja.
Menyediakan dukungan masukan/keluaran beragam tipe perangkat penyimpanan.
Meminimalkan atau mengeliminasi potensi kehilangan atau perusahaan data.
Menyediakan sekumpulan rutin interface masukan/keluaran.
Menyediakan dukungan masukan/keluaran banyak pemakai di sistem multiuser.
Fungsi Manajemen File :
Beberapa fungsi yang diharapkan dari pengelolaan file adalah :
Penciptaan, modifikasi, dan penghapusan file.
Mekanisme pemakaian file secara bersama.
Kemampuan backup dan recovery untuk mencegah kehilangan karena kecelakaan    atau dari upaya penghancuran informasi.
Pemakai dapat mengacu file dengan nama simbolik (Symbolic name) bukan menggunakan penamaan yang mengacu perangkat fisik.
Pada lingkungan sensitif dikehendaki informasi tersimpan aman dan rahasia.
Sistem file harus menyediakan interface user-friendly.
2. Arsitektur Pengelolaan File :
Pengelolaan file, biasanya terdiri dari :
Sistem Akses
Berkaitan dengan bagaimana cara data yang disimpan pada file diakses.
Manajemen file
Berkaitan dengan penyediaan mekanisme operasi pada file seperti :
Penyimpanan
Pengacuan
Pemakaian bersama
Pengamanan
Manajemen Ruang Penyimpan
Berkaitan dengan alokasi ruang untuk file di perangkat penyimpan.
Mekanisme Integritas File
Berkaitan dengan jaminan informasi pada file tak terkorupsi. Manajemen Perangkat Masukan / Keluaran di Sistem Operasi : Device Driver
3. Sistem File
Konsep terpenting dari pengelolaan file di sistem operasi adalah :
• File
Abstraksi penyimpanan dan pengambilan informasi di disk. Abstraksi ini membuat pemakai tidak dibebani rincian cara dan letak penyimpanan informasi, serta mekanisme kerja perangkat penyimpan data.
• Direktori
Berisi informasi mengenai file. Kebanyakan informasi berkaitan dengan penyimpan. Direktori adalah file, dimiliki sistem operasi dan dapat diakses dengan rutin di sistem operasi. Pemakai memanipulasi data merujuk sebagai file atau direktori. Pemakai tidak dibebani dengan masalah penyimpanan, manipulasi perangkat dan sebagainya.
4. File, Terhadap beragam pandangan mengenai file, yaitu :
a.         Pemakai :
Terhadap file pemakai berkepentingan memahami berikut :
Penamaan untuk file
Tipe file
Atribut file
Perintah-perintah untuk manipulasi file.
b.          Pemrograman :
Selain perlu memahami sebagai pemakai, pemrograman perlu memahami:
Operasi-operasi terhadap file
Perancang,Implementasi pengelolaan file
c.         Penamaan File :
Pemakai mengacu file dengan nama simbolik. Tiap file disistem harus mempunyai nama unik agar tidak ambigu. Penamaan file dengan nama direktori tempat file memberi nama unik. Tidak diperbolehkan nama file yang sama di satu direktori.
Penamaan file berbeda sesuai sistem. Terdapat dua pendekatan yaitu :
Sistem yang case – sensitive
Sistem case – intensive
Terdapat tiga tipe di sistem operasi, yaitu :
1.    File Reguler, File berisi informasi, terdiri dari file ASCII dan biner. File ASCII berisi baris teks. File biner adalah file yang bukan file ASCII. Untuk file biner eksekusi (exe) mempunyai struktur internal yang hanya diketahui sistem operasi. Untuk file biner hasil program aplikasi, struktur internalnya hanya diketahui program aplikasi yangmenggunakan file tersebut.
2.    File Direktori, File direktori merupakan file yang dimiliki sistem untuk mengelola struktur sistem file. File direktori merupakan file berisi informasi-informasi mengenai file-file yang termasuk dalam direktori itu.
3.    File Spesial, File spesial merupakan nama logik perangkat masukan/keluaran. Perangkat masukan/keluaran dapat dipandang sebagai file. Pemakai dihindarkan dari kerumitan operasi perangkat masukan/keluaran.
File Spesial terbagi dua yaitu :
a.     File spesial karakter, File spesial karakter berhubungan dengan perangkat masukan/keluaran aliran karakter file ini memodelkan perangkat masukan/keluaran seperti:
o   Terminal
o   Printer
o   Port jaringan
o   Modem dan alat –alat yang bukan penyimpan sekunder.
b.         File spesial blok, File spesial blok berhubungan dengan  perangkat masukan/keluaran sebagai kumpulan blok-blok data (berorientasi blok)
Atribut File
Informasi tambahan mengenai file untuk memperjelas dan membatasi operasi-operasi yang dapat diterapkan. Atribut dipergunakan untuk pengelolaan file.
Operasi pada file
o   Create : Menciptakan berkas
o   Delete : Menghapus berkasOpen : Membuka berkas untuk menyimpan proses selanjutnya
o   Close : Menutup berkas utuk menyimpan semua informasi ke berkas dan mendealokasikansumber daya yang digunakan
o   Read : Membaca data pada berkas
o   Write : Memodifikasi data pada berkas, yaitu pada posisi yang ditunjuk
o   Append : Menambah data pada berkas, merupakan operasi write yang lebih spesifik, yaitu di akhir berkas
o   Seek : Mencari lokasi tertentu, hanya berlaku untuk berkas akses lacak Get attributes Membaca atribut-atribut berkas, Set attributes Menuliskan (memodifikasi) atribut-atribut berkas
o   Rename : Mengganti nama berkas
5. Direktori
Direktori berisi informasi mengenai file. Direktori sendiri adalah file, dimiliki oleh sistem operasi dapat diakses dengan rutin sistem operasi. Meski beberapa informasi direktori tersedia bagi pemakai atau aplikasi, informasi itu umumnya disediakan secara tidak langsung. Pemakai tidak dapat mengakses direktori secara langsung meski dalam mode read-only.
6. Shared File
Shared file adalah file yang tidak hanya diacu oleh satu direktori (pemakai), tapi juga oleh direktori-direktori (pemakai) lain. Sistem file tidak lagi berupa pohon melainkan directed acyclic graph (DAG).
Masalah-masalah yang terdapat pada shared file adalah sebagai berikut :
Metode implementasi shared file
Metode pemberian hak akses pada shared file
Metode pengendalian atau penanganan terhadap pengaksesan yang secara simultan dilakukan pemakai-pemakai yang mengacu file. Persoalan pengaksesan simultan ini menyangkut integritas atau kogerensi data.
7. Sistem Akses File
Sistem akses merupakan pilihan, yaitu :
Dapat menjadi bagian dari sistem operasi atau
Sistem operasi sama sekali tidak mempunyai komponen sistem akses.
Cara akses perangkat penyimpanan :
Perangkap penyimpanan berdasar disiplin pengaksesan dibagi dua, yaitu:
1.           Perangkat akses sekuen (sequential access devices)
2.           Perangkat akses acak (random access devices)
3.          Perangkat akses sekuen, Proses harus membaca semua byte atau rekord file  secara berturutan mulai dari awal, tidak dapat meloncati dan membaca di luar uraian.
8. Organisasi File
Elemen pokok perancangan sistem akses adalah cara rekord-rekord diorganisasikan atau distrukturkan.
Beberapa kriteria umum untuk pemilihan organisasi file adalah :
Redundansi yang kecil
Pengaksesan yang cepat
Kemudahan dalam memperbaharui
Pemeliharaan yang sederhana
Kehandalan yang tinggi
Terdapat enam organisasi dasar, kebanyakan organisasi file sistem nyata termasuk salah satu atau kombinasi kategori-kategori ini. Enam organisasi atau pengaksesan dasar adalah sebagai berikut :
File pile (pile)
File sekuen (sequential file)
File sekuen berindeks (indexed-sequential file)
File berindeks majemuk (multiple-indexed file)
File ber-hash (hashed or direct file)
File cincin (multi ring file)


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Menghidupkan Komputer Yang Benar

Untuk mengurangi terjadinya kerusakan komputer, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
1. Usahakan untuk menghidupkan dan mematikan komputer dengan cara yang benar,
2. Jika komputer sudah dimatikan, cabut steker yang menempel pada stop kontak sehingga secara fisik komputer tidak lagi terhubung ke sumber listrik.
Berikut adalah prosedur menghidupkan komputer yang dapat Anda ikuti.
1, Hubungkan kabel atua catu daya komputer ke stop kontak. Kalau menggunakan regulator tegangan, pastikan bahwa kabel catu daya komputer sudah terhubung ke peranti tersebut, kemudian hubungkan kabel catu daya regulator ke sumber listrik. Selain itu, pastikan bahwa tombol power pada regulator dalam keadaan on.
2. Tekan tombol power komputer untuk menghidupkan komputer.
3. Tunggulah sampai komputer selesai melakukan booting dan memuat sistem operasi.
Pada sistem yang berbasis windows, komputer siap menerima perintah dari pemakai setelah muncul tampilan deskstop
Bila yang muncul ada untuk login pengguna klik mouse ke pengguna tersebut dan akan muncul perintah memasukkan user dan password. Dalam hal ini password bertindak sebagai kunci rahasia bagi setiap pemakai. Login adalah proses awal ayng digunakan untuk memverifikasi keabsahan pemakai yang akan menggunakan sistem. Pemakai harus terlebih dahulu memasukkan username sebagai identitas pemakai dan password sebagai kunci yang bersifat rahasia, yang melekat pada masing-masing pemakai.
Bila username dan password yang dimasukkan sesuai dengan tersimpan dalam sistem, pemakai dipersilahkan untuk bekerja lebih lanjut. Jika tidak, pemakai tidak diperkenalkan mengakses sistem.Kebalikan proses login adalah logout atau log off. Perintah logout berfungsi untuk keluar dari sistem aygn digunakan sehingga orang lain tidak bisa mengakses sistem.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Mematikan Komputer Secara Benar

Agar komputer tidak rusak secara singkat dan mati sia-sia berikut cara mematikan komputer secara baik dan benar :
  Pastikan semua aplikasi di tutup atau di keluarkan.
  Klik start pada taskbar.
  Klik shut down (untuk windows 7) atau klik turn off (untuk windows XP).
  Tunggu sampai proses selesai.
  Kemudian jika CPU sudah mati, berikutnya adalah matikan monitor dengan cara menekan tombol power.
  Lalu matikan perangkat yang lain seperti UPS dan Stabilizer


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Modem

Modem adalah singkatan dari modulator dan demodulator. Modulator berfungsi untuk melakukan proses menumpangkan data pada sinyal informasi ke sinyal pembawa agar dapat dikirim ke pengguna melalui media tertentu, proses ini biasa disebut dengan proses modulasi. pada proses ini data dari komputer yang berbentuk sinyal digital akan diubah menjadi sinyal analog. Sedangkan Demodulator berfungsi sebagai proses mendapatkan kembali data yang dikirim oleh pengirim. Pada proses ini data akan dipisahkan dari frekuensi tinggi dan data yang berupa sinyal analog akan diubah kembali menjadi sinyal digital agar bisa dibaca oleh komputer. Jadi kesimpulannya fungsi modem adalah sebuah perangkat keras yang berfungsi untuk komunikasi dua arah yang merubah sinyal digital menjadi sinyal analog atau sebaliknya untuk mengirimkan pesan/data ke alamat yang dituju. Bisa juga diartikan sebagai perantara untuk menghubungkan komputer kita ke jaringan internet.

Banyak jenis - jenis modem yang ada pada saat ini, jenis modem dapat dibedakan berdasarkan pemasangannya dan jaringannya. jika berdasarkan pemasangannya modem bisa dibedakan menjadi modem internal dan modem eksternal sedangkan berdasarkan jaringannya modem bisa dibedakan menjadi modem dengan media kabel dan meodem dengan media tanpa kabel.
1. Modem Internal merupakan sebuah kartu yang dipasangkan pada slot motherboard. keuntungan modem ini adalah cara pemasangannya mudah dan harganya relatif lebih murah.
2. Modem eksternal adalah modem yang dipasang diluar komputer, biasanya ditancapkan pada slot USB.
3. Modem yang menggunakan media kabel yaitu sebuahmodem yang menggunakan kabel sebagai media perantaranya ( contoh: TV kabel dan jaringan telepon)
4. Modem tanpa kabel, modem ini menggunakan media tanpa kabel untuk perantaranya (contoh:modem GSM, Modem CDMA dan lain-lain)



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Mengetik 10 Jari

Sosmiadi.com - Cara Mengetik 10 jari menggunakan keyboard qwerty sambil melihat satu persatu huruf yang akan diketik memang sangat melelahkan, sampai-sampai kita saja bisa malas buat mengetik seperti itu terus. Untuk mengatasi hal yang melelahkan ini sebaiknya Anda belajar bagaimana cara mengetik 10 jari. Sebetulnya berlatih mengetik 10 jari itu tidak sulit, kita hanya membutuhkan caranya dan berlatih mengetik sesering mungkin. Saya dulu cara mengetiknya masih satu persatu alias 3 jari, tapi berkat latihan teknik mengetik 10 jari menggunakan mesin ketik manual, jadi kebiasaan sampai sekarang walau sekarang kita sudah beralih ke papan ketik elektronik seperti komputer, yang penting bagaimana Anda tau teknik cara mengetik 10 jari, seperti bagaimana posis letak jari-jari tangan Anda.

Oke untuk awalnya anda harus tau posisi awal jari ditempatkan. Berikut posisi awal jari ditempatkan :

Berikut ini urutan posisi penempatan jari:

Tangan Kiri

Jari Kelingking :
Baris Pertama = ‘ dan 1
Baris Kedua = Tab dan Q
Baris Ketiga = Capslock dan A
Baris Keempat = Shift kiri dan Z
Baris Kelima = Ctrl dan Windows

Jari Manis :
Baris Pertama = 2
Baris Kedua = W
Baris Ketiga = S
Baris Keempat = X

Jari Tengah :
Baris Pertama = 3
Baris Kedua = E
Baris Ketiga = D
Baris Keempat = C

Jari Telunjuk :
Baris Pertama = 4 dan 5
Baris Kedua = R dan T
Baris Ketiga = F dan G
Baris Keempat = V dan B

Ibu Jari :
Baris Kelima = Alt kiri dan Spasi

Tangan kanan
Ibu Jari :
Baris Kelima = Alt kanan dan Spasi

Jari Telunjuk :
Baris Pertama = 6 dan 7
Baris Kedua = Y dan U
Baris Ketiga = H dan J
Baris Keempat = N dan M

Jari Tengah :
Baris Pertama = 8
Baris Kedua = I
Baris Ketiga = K
Baris Keempat = ,

Jari Manis :
Baris Pertama = 9
Baris Kedua = O
Baris Ketiga = L
Baris Keempat = .

Jari Kelingking :
Baris Pertama = 0, -, = dan BackSpace
Baris Kedua = P, [ dan ]
Baris Ketiga = , ;, ‘ dan Enter
Baris Keempat = / dan shift kanan.

Fungsi Jempol kiri dan kanan adalah untuk space bar

Untuk melatih jari adalah dengan belajar mengetik huruf secara kontinue dengan jari sesuai dengan fungsinya contoh :
Dengan membiasakan jari kelingking dengan mengetik huruf : a a a a a a a a a dst (tidak dengan menekan terus tapi menekan dengan masing masing 1 hentakan ) maka lama-lama jari akan terbiasa.

Posisi mengetik adalah 50 cm dari layar monitor, dengan letak naskah lebih bagus disebelah kanan atau kiri dengan posisi berdiri (buat papan untuk naskah dengan jepitan) sehingga daerah mata dan pangkal leher tidak cepat pegal.

Posisi pangkal jari tangan tidak boleh menempel meja atau keyboard karena akan mempengaruh otot-otot di pundak, harus rileks dengan posisi menggantung.

Jika Anda sudah bisa mengetik 10 jari dengan lancar, Anda bisa kunjungi SPEEDTEST untuk menguji kecepatan mengetik anda. Oke selamat belajar semoga artikel ini bermanfaat...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Diberdayakan oleh Blogger.